Suatu program yang berbasis masyarakat dalam menangani lahan kritis,
tepatnya lahan potensial kritis, merupakan program terpadu antara
berbagai pemangku tanggung jawab adanya sumberdaya air dan lahan. Tidak
hanya pemerintah saja, tetapi swasta dan masyarakat juga harus terlibat
atau melibatkan diri. Kalau hanya satu sisi saja yang bertanggung jawab,
sementara pihak lain hanya menjadi penonton atau bahkan merusak maka
sejuta program apapun tiada arti bagi penanganan lahan dan air.
Sabtu, 22 September 2012
Kamis, 10 Mei 2012
Survey di Pantai Kepanjen, Jember
Setelah melakukan survey di Gunung Malang, Tim survey langsung meluncur ke wilayah selatan kabupaten Jember, tepatnya desa Kepanjen kecamatan Umbulsari.
Lahan
yang diajukan Pemkab Jember sebagai lokasi program PLKSDABM. LOkasi ini
berada di pantai selatan kabupaten Jember, seluas 40 hektar
Survey Lokasi Program PLKSDA-BM di Sumber Jambe
Setelah selesai melakukan survey semua lokasi yang diajukan oleh
Pemda kabupaten Probolinggo, maka Tim survey melanjutkan perjalanan ke
kabupaten Jember. Dalam usulannya Pemda kabupaten Jember mengusulkan dua
lokasi sebagai calon lokasi program PLKSDA BM, yaitu di desa Gunung
Malang kecmatan Sumber Jambe dan desa Kepanjen kecamatan Umbulsari.
Sebagai lokasi pertama yang disurvey adalah lahan yang berada di desa Gunung Malang kecamatan Sumber Jambe. lahan ini seluas 17 hektar.
Sebagai lokasi pertama yang disurvey adalah lahan yang berada di desa Gunung Malang kecamatan Sumber Jambe. lahan ini seluas 17 hektar.
Selasa, 08 Mei 2012
Survey Lahan Program PLKSDA-BM di Lambang Kuning
Setelah selesai melakukan survey di desa Palangbesi, kami Tim Bantek
PLKSDA-BM Regional III Jawa Timur - Sulawesi Selatan dan Tim survey dari
Jakarta langsung menuju calon lokasi berikutnya. Calon lokasi ini masih
berada di kecamatan Lumbang, tepatnya desa Lambang Kuning.
Calon lahan yang menjadi lokasi program, seluas 4 hektar.
Senin, 07 Mei 2012
Survey di Gondosuli di Temani Senja
Waktu sudah pukul 14.00 WIB, padahal lokasi yang akan disurvey oleh
Tim survey Dirjen Bina Bangda masih satu lagi. Padahal perjalanan dari
desa Sidokare
ke desa Gondosuli kurang lebih 1 jam perjalanan. Dengan melintas kota
Probolinggo lagi, kami meluncur ke arah timur dari kota Probolinggo,
yaitu menuju desa Gondosuli.
Langganan:
Postingan (Atom)