Koordinasi
dan diskusi bersama Bappeda, Dinas Kehutanan dan Perkebunan dengan
Bantek PLKSDA-BM Propinsi Jawa Timur terkait pelaksanaan program
Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat tahun
2013 di Kabupaten Blitar
Persiapan
Kabupaten Blitar dalam melaksanakan Program Penanganan Lahan Kritis dan
Sumber Daya Air Berbasis Masyarakat tampaknya sudah dipersiapkan secara
matang. Bappeda Kabupaten Blitar sebagai leading sector dan Dinas
Kehutanan dan Perkebunan Kab. Blitar sebagai teknis sudah mengadakan
sosialisasi tingkat kabupaten bagi kelompok tani calon pelaksana
program, aparat desa lokasi program dan pemerintah kecamatan. Hal ini
sesuai monitoring yang dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2012 kemarin.
Kabid
perekonomian Bappeda Kab. Blitar (Bpk. Drs. Budi Santoso) menjelaskan
kesiapan dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program penanganan
lahan kritis dan sumber daya air tersebut karena selain program ini
berbasis masyarakat dan masyarakat dapat berpartisipasi juga manfaatnya
dapat dirasakan masyarakat di sekitar lokasi tidak hanya sehari dua hari
melainkan selama bertahun tahun (bahkan 20 tahun lebih).
Situasi
di lokasi program disampaikan oleh Bpk. Masna, SHut, MM (Kasi Kehutanan
Dishutbun Kab. Blitar), sudah menyiapkan untuk pengukuran lahan dan
akan diadakan sosialisasi ke seluruh petani penggarap. Kelompok Tani
sudah dibentuk atau direvitalisasi di awal tahun 2013 lalu.
Perlu
diketahui bahwa lahan yang dijadikan lokasi Program Penanganan Lahan
Kritis dan Sumber Daya Air Berbasis masyarakat (PLKSDA-BM) yang
diluncurkan Subdit Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Air (P2SDA)
Kementerian Dalam Negeri adalah :
- Dusun Selok, Desa / Kecamatan Binangun, seluas 5 hektar
- Dusun Sambirejo, Desa / Kecamatan Binangun, seluas 3 hektar
- Dusun Kalisudo, desa Sumberkembar, Kecamatan Binangun, seluas 3 hektar
- Dusun Balerejo 1 A, desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, seluas 3 hektar
- Dusun Balerejo 1 B, Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, seluas 8 hektar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar