Lahan
lokasi program Penanganan lahan kritis dan sumberdaya air berbasis
masyarakat di desa Balerejo kec. panggungrejo kab. Blitar
Kabupaten
Blitar merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Timur yang
melaksanakan Program Penanganan Lahan Kritis dan Sumber Daya Air
Berbasis Masyarakat (PLKSDA-BM) di tahun 2013 ini. Di Kabupaten Blitar
terdapat 5 lokasi program PLKSDA-BM, yaitu 3 lokasi di Kecamatan
Binangun dan 2 lokasi di Kecamatan Panggungrejo.
Lahan
lokasi program penanganan lahan kritis dan sumberdaya air di kecamatan
Panggungrejo berada di desa Balerejo, yaitu di dusun Balerejo 1-A dan
dusun Balerejo 1-B. Luas total lahan adalah 11 hektar, di dusun Balerejo
1-A seluas 3 hektar dan Balerejo 1-B seluas 8 hektar. Kondisi lahan
berada di ketinggian 200 - 300 meter dpl, dimana curah hujan sangat
sedikit. Hujan turun mulai bulan November hingga Maret. Tanahnya
berwarna hitam, liat berlempung dan sedikit berbatu. Air tanah berada di
kedalaman kurang lebih 70 - 80 meter sehingga masalah air menjadi
problem utama ketika musim kemarau.
| Koordinasi dengan aparat desa Balerejo |
Kondisi
seperti itulah, kiranya perlu adanya suatu langkah kongkret untuk
mengatasi masalah air disetiap musim dan dapat meningkatkan tingkat
pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui Program Penanganan
Lahan Kritis dan Sumber Daya Air berbasis masyarakat yang di luncurkan
oleh Ditjen Bina Bangda melalui Subdit Perencanaan dan Pengembangan
Sumber Daya Air (P2SDA), masyarakat akan dapat berasakan manfaat seperti
harapan di atas. Selain tanaman buah (MPTS), kayu juga ada tanaman
ekonomi produktif (tanaman sela) yang diharapkan dapat meningkat Indek
pertanamannya (IP). tulah program yang komprehensif dan transparan dan
berbasis masyarakat.
| Foto bersama Poktan, aparat desa Balerejo, Bapekab Blitar |
Lahan di kedua
lokasi tersebut akan didominasi oleh tanaman Alpokat dan sengon, serta
jagung, kacang tanah, cabe sebagai tanaman selanya. Andai tanaman
Alpokat menggunakan jarak tanam 10m x 10m, maka di desa Balerejo akan
ada 1.100 pohon Alpokat yang berada dalam 2 hamparan. Ehmmm.... kebun
Alpokat kualitas super akan menghijaukan lahan kering di Balerejo,
kecamatan Panggungrejo.
Pada
saat monitoring triwulan pertama (11 Maret 2013), tampak kesiapan
pemerintah daerah Kabupaten Blitar, Pemerintah Desa Balerejo dan
kelompok tani (Sumber Rejeki dan Karya Bhakti). Sosialisasi sudah
dilaksanakan tanggal 14 februari 2013 yang lalu, penetapan calon lokasi
dan calon petani penggarap sudah dilaksanakan di akhir tahun 2012 serta
sudah adanya perjanjian antara pemilik lahan (pemerintah) dan kelompok
tani. Perjanjian itu memuat hak dan kewajiban masing - masing pihakdan
yang penting adalah pembagian hasil panen, pemerintah (desa) 30 persen
dan petani 70 persen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar